![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
- Request Lagu
- Melalui " Customer Service"
-->
Now you can get this theme. Please, visit this post Kompi Safelink Converter Responsive Blogger Template With Bootstrap.
Ibgulo Lyrics presents song lyrics from various circles of foreign and domestic artists around the world, such as Indian songs, Indonesian songs, Western songs, and also songs from various regions.
![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
Lirik
Di ujung malam yang sepi
Ku terpaku merenungi
Kegagalan hidup ini jadi belenggu
Dalam dirikuku
Kemana harus kucari
Sinar terang hidup ini
Siang malam tiada henti
Seakan semua smakin menyiksa
Cinta dalam hidupku
Kini seakan mati
Untuk pertama yang pernah ada
Kini entah kemana
Tuhan tunjukanlah jalan
Agar kulupakan semua
Kegagalan hidup ini
Biar berlalu dalam diriku
Slamat jalan duka
Slamat datang bahagia
Biarlah semua yang dulu
Ku jadikan pedoman hidupku
Cinta dalam hidupku
Kini seakan mati
Untuk pertama yang pernah ada
Kini entah kemana
Tuhan tunjukanlah jalan
Agar kulupakan semua
Kegagalan hidup ini
Biar berlalu dalam diriku
Slamat jalan duka
Slamat datang bahagia
Biarlah semua yang dulu
Kujadikan pedoman hidupku
Tuhan tunjukanlah jalan
Agar kulupakan semua
Kegagalan hidup ini
Biar berlalu dalam diriku
![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
Lirik
![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
Lirik
Izinkan cintaku
Berbunga dihatimu
Biar terus mekar jadi kenyataan
Tlah lama ku dahaga
Belaian seorang insan
Semoga bersamamu
Ceria hidupku
Ku tak akan bersuara
Walau dirimu kekurangan
Hanya setiamu itu kuharapkan
Ku tak akan menduakan
Walau kilauan menggoda
Kasih dan sayangku tetap utuh untukmu
Hanya kupinta darimu setialah selamanya
Sehingga abadi
Cinta ini sayang itu kudoakan
Ku tak akan bersuara
Walau dirimu kekurangan
Hanya setiamu itu kuharapkan
Ku tak akan menduakan
Walau kilauan menggoda
Kasih dan sayangku tetap utuh untukmu
Hanya kupinta darimu setialah selamanya
Sehingga abadi
Cinta ini sayang itu kudoakan
Tak mugkin kan terjadi
Kehancuran cinta kita
Andainya hatimu seperti hatiku
Andainya hatimu seperti hatiku
![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
Lirik
Kala ku seorang diri
Hanya berteman sepi dan angin malam
Kucoba merenungi
Tentang jalan hidupku
Ho
Kulangkahkan kakiku
Dan menyimak sebuah arti kehidupan
Hati selalu bertanya
Adakah kasih suci
Dalam cinta ha ha
Adakah cintamu ha ha ha ha ha
Seberkas cahaya terang
Menyinari hidupku
Sesejuk embun-embun di pagi hari
Dambaan insan di dunia ini
Ha ha ha ha ha ha
Ha ha ha ha ha
Seberkas cahaya terang
Menyinari hidupku
Sesejuk embun-embun di pagi hari
Dambaan insan di dunia ini
Jauh kudengar lagu
Di keheningan malam aku sendiri
Kucoba merenungi
Tentang jalan hidupku
Dalam cinta ha ha
Adakah cintamu ha ha ha ha ha
Seberkas cahaya terang
Menyinari hidupku
Sesejuk embun pagi
Dalam cita cintaku
Seberkas cahaya terang
Menyinari hidupku
Sesejuk embun pagi
![]() |
| Kumpulan lagu Nike Ardila |
Lirik
Jenuh aku mendengar
Manisnya kata cinta
Lebih baik sendiri
Bukannya sekali
Sering 'ku mencoba
Namun 'ku gagal lagi
Mungkin nasib ini
Suratan tanganku
Harus tabah menjalani
Jauh sudah langkahku
Menyusuri hidupku
Yang penuh tanda tanya
Kadang hati bimbang
Menentukan sikapku
Tiada tempat mengadu
Hanya iman di dada
Yang membuatku mampu
Selalu tabah menjalani
Malam-malam aku sendiri
Tanpa cintamu lagi
Ho-u-wo-o-o-o-o
Hanya satu keyakinanku
Bintang 'kan bersinar
Menerpa hidupku
Bahagia 'kan datang
Jenuh aku mendengar
Manisnya kata cinta
Lebih baik sendiri
Bukannya sekali
Sering 'ku mencoba
Namun 'ku gagal lagi
Hanya iman di dada
Yang membuatku mampu
Selalu tabah menjalani
Malam-malam aku sendiri
Tanpa cintamu lagi
Ho-u-wo-o-o-o-o
Hanya satu keyakinanku
Bintang 'kan bersinar
Menerpa hidupku
Bahagia 'kan datang
Ho-ho-ho
Malam-malam aku sendiri
Tanpa cintamu lagi
Ho-u-wo-o-o-o-o
Hanya satu keyakinanku
Bintang 'kan bersinar
Menerpa hidupku
Bahagia 'kan datang
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Kapan lagi kita berbincang
Dan berterus terang?
Kapan, kapankah lagi?
Kurasakan sunyi mencekam
Hati pun tersiksa
Ada rindu untukmu
Seputih gaunmu, kekasih
Begitu hatiku
Tak ingin kau jauh dariku
Lembutnya sinar di matamu, sayang
Kau begitu seadanya
Namun bergetar sendu hati ini
Kapan lagi kita berbincang
Dan berterus terang?
Kapan, kapankah lagi?
Kurasakan sunyi mencekam
Hati pun tersiksa
Ada rindu untukmu
Seputih gaunmu, kekasih
Begitu hatiku
Tak ingin kau jauh dariku
Lembutnya sinar di matamu, sayang
Kau begitu seadanya
Namun bergetar sendu hati ini
Seputih gaunmu, kekasih
Begitu hatiku
Tak ingin kau jauh dariku
Lembutnya sinar di matamu, sayang
Kau begitu seadanya
Namun bergetar sendu hati ini
Hati ini
Sayang
Hati ini
Sayang
Hati ini
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Engkaulah Mutiaraku
Tempat curahan kasih sayangku
Engkau Mahligai cintaku
Tempat pengharapan yang terakhir
Dalam hatiku berdoa slalu
Semoga kekal abadi
Cintamu cintaku milikmu jua
Sehidup semati kita
Engkau lah mutiaraku
Tempat pengharapan yang terakhir
Dalam hatiku berdoa slalu
Semoga kekal abadi
Cintamu cintaku milikmu jua
Sehidup semati kita
Engkau lah mutiaraku
Tempat curahan kasih sayangku
Engkau mahligai cintaku
Tempat pengharapan yang terakhir
Tempat pengharapan yang terakhir
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Setulus hati ingin kutanya pada dirimu
Masihkah mungkin kita berdua satu perahu
Masihkah mungkin terbuka lagi pintu hatimu
Siang dan malam aku berdoa, aku meminta
Sepahit apa akan kucoba menerimanya
Bila ternyata dirimu kini telah berdua
Tapi andaikan tiada yang lain dalam hatimu
Biarlah aku hadir di sana seperti dulu
Setulus hati ingin kutanya pada dirimu
Masihkah mungkin kita berdua satu perahu
Masihkah mungkin terbuka lagi pintu hatimu
Siang dan malam aku berdoa, aku meminta
Sepahit apa akan kucoba menerimanya
Bila ternyata dirimu kini telah berdua
Tapi andaikan tiada yang lain dalam hatimu
Biarlah aku hadir di sana seperti dulu
Biarlah aku hadir di sana seperti dulu
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Ku coba memahami sikapmu
Yang seringkali berubah arah
Kadang dia membisu
Berhari hari lamanya
Aku percaya kau menyayangku
Seperti aku mengasihimu
Namun kadang dirimu
Bagai acuh tak acuh
Hanya kesabaranmu
Yang menghibur diriku slama ini
Ku akui betapa
Kau sangat berarti bagiku
Ingin aku katakan
Walaupun enkau sangat ku kasihi
Namun jangan kau anggap
Lamanya ku harus mengalah
Lirik dari MelOn.co.id
Posted by alfi nurhidil
Aku percaya kau menyayangku
Seperti aku mengasihimu
Namun kadang dirimu
Bagai acuh tak acuh
Hanya kesabaranmu
Yang menghibur diriku slama ini
Ku akui betapa
Kau sangat berarti bagiku
Ingin aku katakan
Walaupun enkau sangat ku kasihi
Namun jangan kau anggap
Lamanya ku harus mengalah
Namun jangan kau anggap
Lamanya ku harus mengalah
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Ku dengar simfoni disana
Mengalun sendu pilu terasa
Senada gelisahku yang kian mencekam
Seiring datang gerimis perlahan
Tangisku pun tersendat pilu
Tiada kau yang masih kudambakan
Disini dipembaringan aku sendiri
Menangis sampai akhir hidup ini
Di hatiku tiada yang lain selain dirimu
Kau pelita hidupku
Di hatiku hanya kau kasih dambaan kalbuku
Kau tumpuan harapan yang terakhir
Ku dengar simfoni disana
Mengalun sendu pilu terasa
Senada gelisahku yang kian mencekam
Seiring datang gerimis perlahan
Tangisku pun tersendat pilu
Tiada kau yang masih kudambakan
Disini dipembaringan aku sendiri
Menangis sampai akhir hidup ini
Di hatiku tiada yang lain selain dirimu
Kau pelita hidupku
Di hatiku hanya kau kasih dambaan kalbuku
Kau tumpuan harapan yang terakhir
Di hatiku tiada yang lain selain dirimu
Kau pelita hidupku
Di hatiku hanya kau kasih dambaan kalbuku
Kau tumpuan harapan yang terakhir
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Di sini setahun yang lalu
Menyatu hatiku dan hatimu
Tanpa janji-janji, tanpa kemesraan
Kau diam, aku pun membisu
Kau pergi dengan cita-cita
Ke kota yang jauh di sana
Pasrah sudah hati, hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang ku sayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya selamanya
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang ku sayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya selamanya
Kau pergi dengan cita-cita
Ke kota yang jauh di sana
Pasrah sudah hati, hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang ku sayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya selamanya
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang ku sayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya selamanya
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Jangan pernah kau ragukan kesetiaanku padamu
Walau sikapku hanyalah biasa saja
Memang begitu sifat pribadiku
Jangan pernah kau sangsikan ketuluasan hati ini.
Walau tak pernah aku berkata sayang
Namun semua cintaku untukmu
Tak ingin bibirku berkata tentang janji
Biarlah semua
Wajar dan biasa biasa saja .
Bagiku dirimu diatas segalanya yang ada didalam kehidupan
ini.
(Melody)
Jangan pernah kau sangsikan
Ketulusan hati ini
Walau tak pernah aku berkata
Sayang
Namun semua cintaku untukmu
Tak ingin bibirku berkata tentang
Janji
Biarlah semua wajar dan biasa biasa saja
Bagiku dirimu diatas segalanya
Yang ada didalam
Kehidupan ini
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Masih ingin kulihat lagi
Senyum di bibirmu
Simpatiku pada dirimu
Berawal di sini
Kekasih, memang engkau lain
Dari sekian banyaknya
Aku pun ikut merasakan
Hangat pribadi dirimu
Salahkah bila malam ini aku mengakui
Jatuh cinta kepadamu
Bolehkah bila malam ini ingin kukatakan
Aku cinta padamu
Tak pernah aku membayangkan
Kau akan hadir di sini
Menggugah kerinduan ini
Memandang dirimu
Kekasih, memang kau berbeda
Di antara segalanya
Kau bawa aku mengembara
Di alam mimpi yang indah
Salahkah bila malam ini aku mengakui
Jatuh cinta kepadamu
Bolehkah bila malam ini ingin kukatakan
Aku cinta padamu
Masih ingin kulihat lagi
Senyum di bibirmu
Simpatiku pada dirimu
Berawal di sini
Kekasih, memang engkau lain
Di antara segalanya
Kau bawa aku mengembara
Di alam mimpi yang indah
Bolehkah bila malam ini aku mengakui
Jatuh cinta kepadamu
Bolehkah bila malam ini ingin kukatakan
Aku cinta padamu
Salahkah bila malam ini aku mengakui
Jatuh cinta kepadamu
Bolehkah bila malam ini ingin kukatakan
Aku cinta padamu
Salahkah bila malam ini aku mengakui
Jatuh cinta kepadamu
Bolehkah bila malam ini ingin kukatakan
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Kau hadir saat itu
Membuka lembaran baru
Ada damai di sini
Ada rindu untukmu
Kucoba menutupi
Getaran di hati ini
Ingin berterus terang
Bibir tak sanggup berkata
Seandainya masih mungkin
Ingin rasanya diriku
Berteduh di hatimu
Di dalam pelukanmu
Seandainya masih mungin
Menyatu kita berdua
Datanglah dalam mimpiku
Walaupun sesaat saja
Kucoba menutupi
Getaran di hati ini
Ingin berterus terang
Bibir tak sanggup berkata
Seandainya masih mungkin
Ingin rasanya diriku
Berteduh di hatimu
Di dalam pelukanmu
Seandainya masih mungin
Menyatu kita berdua
Datanglah dalam mimpiku
Walaupun sesaat saja
Datanglah dalam mimpiku
Walaupun sesaat saja
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Andai esok kau temukan
Seseorang pengganti diriku
Jangan jangan terulang kembali
Seperti engkau tinggalkan diriku
Tanpa alasan yang pasti
Sering sudah kecewanya hati ini melihatmu
Kau sengaja tanpa perasaan
Menggores luka dihati
Melihat aku menangis tersedu
Mudahnya kau berjanji
Semudah kupercaya
Sakit di dada ini
Sungguh perih
Manis yang kunikmati
Balut bersama duka
Bagai angin berhembus
Kau datang dan pergi dariku
Sering sudah kecewanya hati ini melihatmu
Kau sengaja tanpa perasaan
Menggores luka dihati
Melihat aku menangis tersedu
Mudahnya kau berjanji
Semudah kupercaya
Sakit di dada ini
Sungguh perih
Manis yang kunikmati
Balut bersama duka
Bagai angin berhembus
Kau datang dan pergi dariku
Bagai angin berhembus
Kau datang dan pergi dariku
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Berdua kita lalui
Perjalanan dan liku hidup ini
Tahun-tahun pertama masih kurasa
Lembut asmaramu
Hari-hari berganti
Kebimbangan terkadang hadir mencekam
Mungkin kau yang telah bosan
Ataukah memang takdirku begini
Walau bibir ini diam
Namun sejujurnya kuakui
Kau segalanya
Tempat kusandarkan berjuta pengharapan
Sering kau tinggal diriku
Dimalam-malam seperti ini
Terkadang hadir rasa curiga
Tapi tak berdaya
Hari-hari berganti
Kebimbangan terkadang hadir mencekam
Mungkin kau yang telah bosan
Ataukah memang takdirku begini
Walau bibir ini diam
Namun sejujurnya kuakui
Kau segalanya
Tempat kusandarkan berjuta pengharapan
Sering kau tinggal diriku
Dimalam-malam seperti ini
Terkadang hadir rasa curiga
Namun tak berdaya
Terkadang hadir rasa curiga
Namun tak berdaya
![]() |
| Pance F.Pondaag |
Mungkin tak pernah kau menyadari, perasaanku
Mungkin tak pernah kau menyadari, kehadiranku
Sekian lama, kau kukagumi, dengan caraku
Sekian lama, aku menunggu, dirimu
Aku diam bukan karena tak cinta
Aku diam bukan karena tak sayang
Yang sesungguhnya,
Hati kecewa kau pun diam membisu
Tak sedikitpun,
Kau mengerti tentang diriku ini
Aku diam bukan karena tak cinta
Aku diam bukan karena tak sayang
Yang sesungguhnya,
Hati kecewa kau pun diam membisu
Tak sedikitpun,
Kau mengerti tentang diriku ini
Tak sedikitpun,
Kau mengerti tentang diriku ini